Tahap 1: Refleksi Sosial dan Tahap 2: Perencanaan Program
Bimbingan Tahap 1&2 (Refleksi Sosial&Perencanaan Program) Bersama DPL
Sebelum memasuki tahap-tahap pelaksanaan KKN, terlebih dahulu kami meminta izin ketua RW 11 sebagai satgas Coivd-19 lingkungan sekitar. Setelah mendapatkan izin dengan surat balasan sebagai bukti, kami melanjutkan izin kepada ketua RT 38 dan diberikan izin dengan dukungan mereka terhadap kami berdua.
Tahap 1 dalam KKN adalah pelaksanaan refleksi sosial. Refleksi sosial adalh kegiatan dimana kami mengadapatasi diri dnegan masyarakat dan mengajak masyarakat untuk mengidentifikasi berbagai maslaah, kebutuhan, potensi dan harapan secara tertulis dan terdokumentasikan. Dengan partisipan ketua RW 11, ketua RT 38 dan ibu RT 38 dan ketua karang taruna RT 38.
Setelah tahap 1; refleksi sosial terlaksana, kami langsung masuk ke dalam tahap 2; perencanaan program. Dengan menyusun hasil dari wawancara refleksi sosial menjadi poin-poin dan menyusunnya menjadi deskripsi. Kami berusaha merancang berbagai program dengan mengacu pada probelematika yang dihasilakn dari refleksi sosial sebelumnya.
Empat program utama, dua program yang menagarah pada pendidikan dan dua program yang menagarah pada lingkungan menjadi program prioritas dan utama bagi kami berdua. Saya sendiri Alya dengan dua program utama yang berlatar pendidikan sesuai dengan asal jurusan yaitu Pendidikan Agama Islam. Dan Fitri dengan dua program utama yang berlatar lingkungan dengan asal jurusan yaitu Agroteknologi berusaha mewujudkan suatu program yang digagas berdasarkan hasil menggali potensi dan bersumber dari masalah yang ada dari lingkunagn sekitar. Sehingga pelaksanaan KKN kami sesuai dengan anjuran pedoman yang telah kampus edarkan, yaitu untuk menjadi fasilitator dan tidak menggurui dan untuk menggali program bukan membawa program.
Dalam pelaksanaan tahap 1 yaitu refleksi sosial, kami melakukan pelaksanaan dengan teknik pemberdayaan menggunakan teknik 1, dikusi kelompok terarah (DKT). Dimana sebelumnya telah kami siapkan bahan-bahan yanga kana didiskuiskan dan dibahas bersama, baik dengan ketua RW 11, RT 38 dan dengan karnag taruna RT 38. Yang kedua adlah dengan Teknik 10, wawancara semi terstruktur dan ketiak denagn Teknik 11, pohon masalah dan harapan (teknik analisa masalah). Dalam teknik analisa maslaha, sebelum melakuakan wawancara dan diskusi dengan bertemu langsung kami berdua terlebih dahulu telah menggambarkan dan memeiliki teori tersendiri mengenai maslaha yang ada di lingkuangan sekitar. Hal tersebut berdasarkan pengamatan langsung terhadap lingkungan dan observasi masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung. Sehinga saat bertemu dengan tokoh kunci tersebut, kami telah memiliki gambaran mengenai beberapa hal yang akan mereka paparkan.
Tahap ke 2; Perencanaan Program, dalam tahap ini kami lakuakan konsultasi bersama DPL untuk memastikan mana program yang telah kami susun yang termasuk ke dalam program utama dan program sampingan. Program utama disini yaitu program yang termasuk ke dalam pemberdayaan masyarakat yang sesuai dengan kejurusanan, program yang meletakan mahsiswa sebagai fasilitator dan porgram tersebut akan tetap berlajaan walaupun pelaksanaan di suatu daerah tersebut telah berakhir. Adapun program sampinagn atau tambahan merupakaan kegaitan yang pengabdian, dimana mahasiswa memberikan ilmunya kepada partisipan dan hal tersebut hanya berlanagsung selama pelaksanaan KKN di suatu lingkunagn berlangsung.
Target utama kami dalam pelaksanaan KKN ini adalah anak-anak dan remaja. Sehingga sebagaimana telah disbeutkan dalam artiekl sebelumya bahwa tema KKN BJI RT 38 ini adalah Optimalisasi Minat Bakat Kaum Muda Demi Terwujudnya Generasi Emas
2045.
Program Utama KKN BJI RT 38:
1. Webinar Konten Kepenulisan
2. Remaja BJI Berkarya
3. Sosialisasi dan Pembuatan Pupuk Cangkang Telur (PCT)
4. Kegiatan Tanam TOGA
Adapun perencanaan program secara keseluruhan yang telah kami konsultasikan bersama DPL adalah sebagai berikut: https://bit.ly/3mbCnpQ

Komentar
Posting Komentar